17 Desember 2011

Asal Nama Sumberayu

Sumberayu

Kilas Sumberayu- Dari Pasar Sumberayu ke Utara, kemudian ada pertigaan pertama belok ke Timur, sampai pertigaan belok ke Utara, terus ada pertigaan lagi belok ke Timur. Atau pertigaan pasar Sumberayu ke Timur, sampai perempatan pertama belok ke Utara sampai pertigaan ke dua belok ke Timur, kurang lebih 100m dari pertigaan tersebut di sebelah Timur Masjid, di sebelah utara jalan ada bukit kecil dikelilingi semak bambu dan tumbuhan liar lainnya, di bawah bukit kecil tersebut di sisi selatan tepatnya dekat dengan jalan ada bekas sumber air yg tepiannya tertata batu bata dengan rapi. Di puncak bukit (gumuk) tersebut ada beberapa batu yang tersusun melingkar dengan batu yang agak besar ada di tengahnya, jika batu di tengah itu dipukul dengan tangan mengepal maka akan terdengar bunyi seperti suara gong

Sumberayu

Dari tempat itulah asal nama Sumberayu, di sumber air tersebut dipercayai ada penunggunya seorang wanita cantik, dan sampai sekarang masing sering menampakkan diri, dulu ketika masih ada airnya, airnya dipercaya berkhasiat bisa membuat wajah menjadi lebih bercahaya sehingga banyak yang menyenangi dan jika yang mendi atau membasuh muka di situ seorang pedagang maka dagangannya bisa bertambah laris. Sehingga banyak yang berdatangan ke sumber tersebut dengan tujuan untuk mecari penglaris (agar dagangannya laris) atau agar wajahnya lebih tampak bersinar sehingga sumber tersebut dinamakan Semberayu, sumber yang ada penunggunya berwajah Ayu, dan bisa mejadikan wajah tampak Ayu

Sumberayu

Karena semakin ramai dan dianggap berkhasiat terutama bisa membuat wajah tampak lebih Ayu, sehingga yang berkunjung untuk mandi lebih banyak wanitanya dan kemudian banyak 'Wanita Penjaja Diri' yang datang ke Sumberayu. Karena hal tersebut maka menjadikan seorang tokoh masarakat desa Sumberberas merasa risih, bukan karena keberadaan sumber namun karena di gunakan untuk mempercantik wajah terutama para 'Wanita Penjaja Diri', dan masarakat sekitar sumberpun menjadi resah

Untuk menanggulangi hal tersebut, sang tokoh yang memang dikaruniai kemampuan spiritual lumayan tinggi oleh Tuhan, maka berusaha untuk menyumpat sumber air tersebut agar tidak berkelanjutan fungsi sumber air yang disalah gunakan oleh banyak orang, terutama orang yang dari jauh. Menurut cerita warga bahwa sumber air tersebut berhenti sumbernya hanya disumpat dengan sebatang lidi

Sampai sekarang daerah sekitar sumber tersebut dikenal dengan nama Sumberayu, dan dari situlah asal nama dusun Sumberayu di wilayah desa Sumberberas kecamatan Muncar kabupaten Banyuwangi

Artikel Terkait

Home