05 Juni 2015

Banyuwangi Juara I Musik Tradisional pada PSP se Jatim


Hari ketiga Pekan Seni Pelajar (PSP) Jawa Timur kemarin menampilkan lomba kategori SMA/SMK/sederajat. Yang menggembirakan, pada lomba seni musik tradisional, kontingen Banyuwangi berhasil menyabet juara pertama. Mereka berhasil mengungguli kontingen Kota Surabaya dan Kabupaten Madiun.

Sementara itu, juara harapan pertama berhasil diraih kontingen Kota Probolinggo, juara harapan kedua diraih Kabupaten Nganjuk, dan juara harapan tiga milik Kabupaten Bondowoso.  Penata musik terbaik berhasil diraih Bambang Sukmo Pribadi dari Kota Surabaya.

Pada lomba musik tradisional kontingen Banyuwangi berhasil menjadi yang terbaik dari 22 kontingen yang mengikuti lomba musik tradisional dari berbagai daerah. Yang dinilai dalam lomba kemarin selain permainan musik secara global juga permainan musik para peserta harus harmoni.

”Yang terpenting lagi dalam lomba musik tradisional ini  adalah kreativitas,” terang salah satu panitia lomba, Suparno BS.  Berhasilnya kontingen Banyuwangi menjadi juara pertama dalam lomba musik tradisional kemarin merupakan pencapaian tertinggi yang diraih Banyuwangi.

Bagaimana tidak, target awal kontingen Banyuwangi sebenarnya pada lomba musik tradisional adalah juara tiga. ”Iya, sebenarnya  target kita juara tiga. Tapi Alhamdulillah kita berhasil juara pertama,”  terang ofisial kontingen Banyuwangi, Purwadi.

Dia menambahkan, kontingen Banyuwangi dalam lomba musik  tradisional kemarin menyajikan  musik tradisional dengan tema Jenggirat Tangi Lare Using.  Beberapa alat musik tradisional  Banyuwangi, seperti angklung, saron, kuntulan, selentem, kentungan, dan lain sebagainya, yang ditampilkan kontingen Banyuwangi mampu membuat juri memberikan nilai terbaik kepada mereka.

”Anak-anak tadi bermain ekspresif sekali. Ekspresi kontingen Banyuwangi ini sangat berbeda dengan kontingen lain,” sebut Purwadi. Pihaknya sangat berterimakasih kepada anak didiknya yang sudah memberikan yang terbaik untuk  Banyuwangi.

Juara pertama yang berhasil diraih itu menunjukkan bahwa musik tradisional Banyuwangi patut diperhitungkan di level Jatim. ”Beberapa tahun musik tradisional Banyuwangi tidak  pernah juara pertama. Namun, dalam PSP kali ini berhasil juara, sangat senang sekali. Terima kasih kepada kontingen Banyuwangi,”  pungkas pria yang juga guru SMAN  1 Tegaldlimo itu. (radar)

Artikel Terkait

Home